Synchronize Fest 2026 Rilis Line Up Fase 1, Ada Hindia hingga Reality Club
Synchronize Fest kembali digelar pada 16–18 Oktober 2026 di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta. Memasuki edisi ke-11, festival musik ini kembali membawa semangat “It’s not just a festival, it’s a movement” dengan menghadirkan beragam musisi lintas generasi dan skena.
Tahun ini, Synchronize Fest 2026 menawarkan kombinasi nostalgia, kolaborasi lintas genre, hingga talenta baru yang tengah berkembang di musik Indonesia.
Berikut Line Up Fase 1 yang akan meramaikan panggung Synchronize Fest 2026:
1. Alkateri: Expanded Session
Grup post-rock/indie-pop asal Bandung ini akan membawa nuansa dari album debut Kontemplasi (2024) ke panggung Synchronize Fest.
2. AntiNRML
Kolektif musik yang dikenal lewat gelombang hipdut akan hadir dengan formasi besar, termasuk Jemsii, Naykilla, Tenxi, Suisei, Ryo, Josua Natanael, Dia, Anangga, Naufal Syachreza, Riku, Yung Caters, dan Bboogie.
3. Basajan
Kuartet instrumental eksperimental asal Bandung ini mengusung Priangan psychedelic groove yang terinspirasi budaya Sunda. Basajan juga telah tampil di sejumlah festival internasional.
4. Habibi Funk
Label reissue dan proyek DJ asal Berlin ini dikenal mengarsipkan musik funk, soul, dan jazz dari dunia Arab era 1960–1980-an. Habibi Funk akan membawa koleksi musik uniknya ke Synchronize Fest.
5. Hindia
Salah satu nama yang paling dinantikan kembali hadir di Synchronize Fest. Dengan katalog seperti Menari Dengan Bayangan, Lagi Pula Hidup Akan Berakhir, dan Doves, 25 on Blank Canvas, Hindia siap menghadirkan pertunjukan yang personal dan emosional.
6. Indonesian Girl Group
Nostalgia era girl group Indonesia akan hadir melalui Chibi Chibi, Ex-Blink (Agatha Pricilla, Febby Rastanty, Ify Alyssa, Sivia), G String, Super Girlies, dan 7icons.
7. Indra Lesmana – Little Things From The Heart
Indra Lesmana akan membawakan album Little Things From The Heart bersama Eva Celia, Teza Sumendra, Monita Tahalea, Michael Jakarimilena, serta LLW yang beranggotakan Barry Likumahuwa, Rafi Muhammad, Kyriz Boogieman, dan Andre Dinuth.
8. Mardial & Friends
Produser dan beat maker Mardial akan tampil bersama A. Nayaka, Dzulfahmi, Laze, Obyrins, Ramengvrl, Rizky Inrahim, dan Yacko. Kolaborasi ini mempertemukan berbagai warna hip-hop dan musik alternatif Indonesia.
9. Perunggu
Band yang dikenal lewat lagu-lagu seperti “33x”, “Tapi”, dan “Pikiran yang Matang” ini kembali membawa kisah kehidupan sehari-hari ke panggung Synchronize Fest.
10. Poris Vault Gang
Kolektif rap dan hip-hop asal Tangerang ini hadir dengan identitas trap modern dan energi generasi muda. Nama-nama seperti Vhanz, Bhanz, Azura, Obyrins, Toxicdev!, Wicigo Shawty, DB Mandala, dan GACE akan tampil bersama.
11. Punk Sejak Dini
Pertunjukan unik yang menghadirkan regenerasi punk dari berbagai usia. Sakinah Mawaddah Warahmah dan Sukses Lancar Rejeki akan tampil bersama Sukatani dalam satu panggung.
12. Reality Club x Phum Viphurit
Kolaborasi lintas negara antara Reality Club dari Jakarta dan Phum Viphurit dari Thailand menjadi salah satu pertunjukan yang menarik. Keduanya memiliki sejarah pertemuan sejak Phum tampil di Jakarta pada 2019.
13. Rizky Febian & Mahalini
Pasangan penyanyi Rizky Febian dan Mahalini akan tampil bersama membawakan deretan lagu cinta mereka dalam sebuah pertunjukan spesial.
14. Satelit
Mewakili regenerasi musik indie Bogor, Rrag, Starrducc, Telly Blue, dan The Basement Dry akan tampil dalam satu pertunjukan yang merayakan perkembangan skena musik kota tersebut.
15. Seringai
Setelah melewati perubahan formasi, Seringai kembali dengan album IV: Anastasis. Untuk pertunjukan live, Arian Arifin, Sammy Bramantyo, dan Edy Khemod akan tampil bersama gitaris Angga Kusuma dan Darma Respati.
16. Sigmun
Band psychedelic rock asal Bandung yang dikenal jarang tampil ini akhirnya kembali ke panggung. Sigmun siap membawakan lagu-lagu yang telah lama dirindukan seperti “Prayer of Tempest”, “In Horizon”, dan “Ozymandias”.
17. The Panturas
Band asal Jatinangor ini akan membawa perpaduan surf rock modern, garage rock, dan psychedelic. Lagu-lagu seperti “Sunshine”, “Gurita Kota”, dan “Tafsir Mistik” dipastikan menambah energi panggung Synchronize Fest.
Dengan kombinasi musisi lintas generasi, genre, dan negara, Synchronize Fest 2026 kembali menawarkan pengalaman festival yang tidak hanya berisi pertunjukan musik, tetapi juga pertemuan berbagai warna dalam ekosistem musik Indonesia.
Tiket Synchronize Fest 2026 tersedia melalui situs resmi Synchronize Festival dengan harga mulai Rp550.000 untuk Presale 3-Day Pass.
Siap ikut merayakan musik Indonesia di Synchronize Fest 2026?



