Hangout di Hampton Square: Jelajah 5 Tenant Kuliner dalam Satu Kawasan
Mencari tempat hangout yang menawarkan banyak pilihan kuliner tanpa harus berpindah kawasan? Hampton Square @ Paramount Gading Serpong bisa menjadi pilihan. Konsep lifestyle hub modern dengan area semi-outdoor membuat pengunjung dapat makan, nongkrong, bekerja, berbelanja, hingga menghabiskan waktu bersama keluarga dalam satu kawasan.
Pilihan tenant kulinernya pun beragam. Mulai dari masakan Cantonese, kuliner khas Kalimantan Barat, mie kangkung, dessert dan gelato, hingga jajanan klasik pukis. Berikut lima tenant yang menarik untuk masuk dalam agenda kuliner di Hampton Square.
Grand The Leaf, Sajian Cantonese Autentik
Bagi pencinta Chinese food, Grand The Leaf Gading Serpong menawarkan hampir 100 pilihan menu dengan karakter Cantonese dari Cina Selatan. Pilihannya mencakup dimsum, barbecue, seafood, nasi claypot, udang Sichuan hingga lobster sashimi. Salah satu signature-nya adalah Samcan Piramid, olahan pork belly yang dipadukan dengan sayuran, mui choy, daging, dan rempah.
Mulai beroperasi pada 24 Juli 2026, Grand The Leaf Gading Serpong menjadi outlet ketiga setelah BSD dan PIK. Restoran ini menghadirkan chef asal Malaysia berlatar Cantonese untuk menjaga karakter masakannya, sekaligus menyediakan ruang yang fleksibel untuk keluarga, meeting, jamuan bisnis, hingga acara Sangjit.

“Grand The Leaf menyediakan paket Sangjit untuk 30 hingga 100 pax dengan harga mulai Rp18 juta hingga Rp92 juta. Untuk menu F&B, tersedia pilihan bubur, dessert, jus, milkshake, mocktail, kopi, dan teh, dengan harga minuman mulai sekitar Rp20 ribuan dan dessert sekitar Rp40 ribuan,” ujar Sussy Suwarni, Owner Representative Grand The Leaf. Restoran ini buka setiap hari pukul 07.00–21.00 WIB, dengan pilihan menu dari harga terjangkau hingga premium.
Bipang Ambawang, Cita Rasa Kalimantan Barat
Bipang Ambawang membawa cita rasa Kalimantan Barat ke Gading Serpong dengan konsep Dayak modern. Menu utamanya tentu babi panggang khas Ambawang, menggunakan babi kampung muda sekitar 5–8 kilogram untuk menghasilkan kulit renyah dengan daging yang tetap juicy. Pilihan lainnya meliputi paha babi panggang, kuping crispy, lemak crispy, pipi, iga bakar, sate, kaki babi kecap, dan sup tulang babi.
“Keunikan lainnya terletak pada identitas budaya yang dibawa restoran. Sekitar 80 persen karyawan kami berasal dari masyarakat Dayak. Konsep Gading Serpong merupakan tipe signature, dengan proses pemanggangan dilakukan secara terpusat sebelum daging dipanaskan kembali menggunakan oven di restoran. Bipang Ambawang Gading Serpong mulai beroperasi pada November 2025 dengan kapasitas sekitar 100 orang,” ujar Yoga, SPV Bipang Ambawang.

Harga menu bervariasi sesuai pilihan dan bagian daging yang dipesan. Sebagai menu khusus, tersedia Kaki Babi Kecap + Sup Tulang Babi Rp81.000 dalam promo 17 Agustus. Restoran buka 10.00–22.00 WIB setiap hari. Filosofi yang dibawa pun sederhana: “Bipang” merupakan singkatan dari babi panggang, sementara Ambawang merujuk pada daerah asal tradisi tersebut di Kalimantan Barat.
Mie Kangkung & Siomay Si Jangkung, Sajian Nikmat untuk Teman Nongkrong
Ingin menu yang lebih ringan tetapi tetap mengenyangkan? Mie Kangkung & Siomay Si Jangkung menawarkan Mie Kangkung Rp30.000, Bihun Kangkung Rp30.000, dan Kwetiau Kangkung Rp40.000. Menu kombinasi dengan Siomay Ayam tersedia mulai Rp45.000, sedangkan Siomay Tahu Tenggiri dibanderol Rp45.000 untuk kukus dan Rp50.000 untuk goreng.
Si Jangkung juga menawarkan sejumlah promo bundling. Di antaranya Mie Kangkung + Iced Lychee Tea Rp55.000, Siomay Ayam Udang + Ice Lemon Tea Rp46.000, serta Kuotie Shantung 5 pcs + Es Jeruk Songkit Rp46.000. Ada pula Mie Kangkung + Kuotie Shantung Panggang 5 pcs + Teh Tarik Rp85.000, serta Mie Kangkung + Gohyong + Iced Chocolate Milk Rp90.000.

Pilihan minumannya juga beragam, mulai dari Es Teh Manis Rp15.000, Iced Lemon Tea Rp20.000, Iced Tea Leci Rp25.000, hingga Iced Coffee Latte Rp25.000. Dengan konsep menu yang praktis dan harga yang relatif bersahabat, Si Jangkung cocok untuk makan sendiri maupun bersama teman. Daya tarik utamanya terangkum dalam nama “Mie Kangkung & Siomay” yang menjadi identitas tenant.
Gellatera, Dessert dan Gelato dalam Satu Sajian
Pencinta makanan manis bisa mengarahkan pilihan ke Gellatera. Tenant ini menggabungkan dessert dan gelato dalam berbagai kreasi, termasuk Ube Burnt Cheesecake yang sebelumnya hadir dalam Ube Series dan kemudian menjadi menu permanen karena mendapat respons positif dari pelanggan.
“Gellatera juga rutin menghadirkan menu series yang mengikuti tren dan minat pasar. Selain ube, tersedia pilihan cake seperti Brown Cheesecake, Banana Bread, London Cake, Tiramisu, hingga sourdough. Salah satu daya tariknya adalah dessert yang dipadukan dengan gelato, sehingga menghadirkan perpaduan rasa dan tekstur yang berbeda,” ungkap Anggun, SPV Gellatera.

Harga menu Gellatera berada di kisaran mulai Rp40 ribuan dan tenant ini beroperasi 10.00–22.00 WIB. Suasananya yang homey serta Wi-Fi gratis membuat Gellatera tidak hanya cocok untuk menikmati dessert, tetapi juga bekerja atau sekadar hangout. Konsep yang ditawarkan pun jelas: “dessert dan gelato” sebagai pengalaman utama.
Sully Homemade Pukis, Jajanan Klasik dengan Sentuhan Premium
Berawal dari dapur rumah, Sully Homemade Pukis membawa jajanan klasik ke Hampton Square dengan konsep takeaway. Pukis menjadi produk utama dengan pilihan rasa seperti keju, cokelat, dan pandan. Selain itu, tersedia cookies, roti isi ayam, dan tiramisu.
Cookies menjadi salah satu produk signature yang proses pembuatannya masih mendapat sentuhan langsung dari pemilik. Harganya sekitar Rp11.000 per buah, sementara kemasan box dibanderol sekitar Rp80.000. Untuk gerai Gading Serpong, konsepnya memang dibuat lebih praktis dibandingkan gerai Sully Homemade yang memiliki konsep kafe.

“Gerai ini mulai beroperasi pada 9 Agustus 2026 dan menghadirkan promo opening 10 persen hingga 16 Agustus 2026. Prinsip yang dipertahankan sejak awal usaha: “pakai bahan-bahan premium”, termasuk ketika produknya berkembang dari dapur rumah menjadi bisnis kuliner,” tutur Sully, owner Sully’s. Home Made
Hangout Makin Menarik dengan Promo Bank Mandiri
Keberagaman tenant menjadi salah satu kekuatan Hampton Square sebagai lifestyle hub. Pengunjung dapat menikmati kuliner, berbelanja, berjalan santai di area semi-outdoor, maupun menghabiskan waktu bersama keluarga tanpa harus berpindah kawasan.
Menariknya, ada pula program Bank Mandiri yang membuat aktivitas belanja dan kuliner semakin menarik. Nasabah kartu debit atau kredit Mandiri yang melakukan transaksi Rp750.000 berkesempatan mendapatkan e-coupon Rp150.000 yang dapat digunakan di tenant Hampton Square yang bekerja sama.
Program tersebut berlangsung hingga 31 Desember 2026, dengan ketentuan dan mekanisme redeem yang berlaku. Jadi, bagi yang sudah merencanakan agenda kuliner dan hangout di Hampton Square, promo ini bisa menjadi salah satu keuntungan tambahan yang patut diperhatikan.
Satu Kawasan, Banyak Pilihan Hangout
Lima tenant tersebut menunjukkan beragamnya pengalaman yang bisa ditemukan di Hampton Square. Mulai dari Cantonese di Grand The Leaf, cita rasa Kalimantan Barat di Bipang Ambawang, mie kangkung di Si Jangkung, dessert di Gellatera, hingga pukis dan cookies dari Sully Homemade.
Dengan konsep lifestyle hub yang strategis di Paramount Gading Serpong, Hampton Square menawarkan fleksibilitas untuk berbagai kebutuhan. Mau sarapan, makan siang, ngopi, menikmati dessert, membeli camilan untuk dibawa pulang, atau sekadar mencari tempat berkumpul, semuanya bisa dilakukan dalam satu kawasan.[*]



