Art & EntertainmentConcertFestival

Akan Ada Banyak Keseruan Di Syncronize Festival 2018 Kali Ini

Syncronize Festival kembali digelar tahun ini, tepatnya pada tanggal 5,6,7 Oktober 2018 di Gambir Expo Kemayoran. Festival musik multi-genre tahunan yang berskala nasional ini akan mengundang puluhan ribu audience untuk merayakan keberagaman jenis musik hidup di lima panggung selama tiga hari, tiga malam.

Kita akan disuguhkan 100-an pertunjukan terkurasi dari artis-artis terfavorit dan terbaik tanah air yang datang dari dekade 70-an, ’80-an, ’90-an hingga 2000-an, dan pastinya datang dari berbagai genre musik.

Mulai dari genre pop, R&B, rock & roll, blues, folk, jazz, punk, heavy metal, hiphop, reggae, ska, atau sub-genre hardcore, metalcore, death metal, grindcore, industrial rock, new wave, indie pop, alternative rock/grunge, bossa nova, komedi bahkan hingga dangdut pun akan ikut ditampilkan di pergelaran ini.

Syncronize Festival

SYNCHRONIZE FESTIVAL 2016
PHOTO BY : JOSE RIANDI

Beberapa musisi yang akan memeriahkan Syncronize Festival kali ini diantaranya adalah Burgerkill, Danilla, Dipha Barus, Down For Life, Diskopantera, Endank Soekamti, Fourtwnty, Goodbless, Iwa K, Mocca, Naif, Noxa, Pijar, Pure Saturday, Pee Wee Gaskins, Padi Reborn dan masih banyak lagi.

Selain itu, akan ada banyak keseruan di acara ini yang nggak boleh dilewatkan, mulai dari penampilan Pee Wee Gaskin yang akan membawakan lagu dari album pendek terbaru mereka yang bertajuk Salute to 90’s, dimana lagu tersebut merupakan gubahan ulang dari lagu-lagu populer Indonesia yang lahir di era 90-an, hingga Payung Teduh yang akan tampil dengan formasi dan album terbaru mereka, serta keseruan-keseruan lainnya.

Selain menikmati ratusan pertunjukan musik, Synchronize Fest juga akan menyuguhkan berbagai pengalaman terkurasi lainnya bagi para audience, di antaranya adalah Outdoor Cinema, Art & Merch Market, Records Fair hingga F&B Festival.

Sejarah digelarnya Synchronize Fest sendiri terjadi pada tahun 2000. Berawal dari semangat militan sekelompok anak muda yang mempelopori festival musik elektronik hingga akhirnya sembilan tahun kemudian, pada Februari 2009, berkembang menjadi sebuah festival musik tiga hari yang menampilkan beragam aksi terbaik dari kancah hiburan musik hidup tanah air di Plaza Indonesia Entertainment X’nter, Jakarta.