SteelHeart Akhirnya Merilis Cover “Without You” yang Direkam Sejak 1996
Setelah menunggu hampir tiga dekade, vokalis SteelHeart Miljenko Matijevic akhirnya merilis interpretasi pribadinya untuk lagu legendaris “Without You”. Direkam sejak tahun 1996, lagu tersebut kini resmi tersedia di berbagai platform streaming dengan balutan aransemen orkestra yang megah, melibatkan 40 musisi, serta menghadirkan penampilan vokal yang disebut Matijevic sebagai yang paling emosional sepanjang kariernya.
Menariknya, rekaman ini dibuat pada tahun yang sama ketika versi “Without You” milik Mariah Carey mendominasi tangga lagu dunia. Saat itu, lagu tersebut menjadi single terlaris ketujuh di Inggris, meraih posisi nomor satu di lebih dari selusin negara, dan memuncaki European Hot 100 selama dua pekan. Di tengah kesuksesan besar itu, Matijevic diam-diam merekam versinya sendiri, namun memilih menyimpannya hingga sekarang.
“Saya telah menunggu 30 tahun untuk mempersembahkan versi saya dari Without You. Dari kaset dan CD yang berdebu hingga dunia digital saat ini. Patah hati belum pernah terdengar seindah ini,” ujar Miljenko Matijevic.
Perilisan ini menjadi bagian dari kampanye SteelHeart 30, yang merayakan tiga dekade sejak album debut bertajuk SteelHeart dirilis pada 10 Juli 1990. Album tersebut langsung mencetak prestasi dengan penjualan sekitar 33.000 kopi pada hari pertama di Jepang, meraih status Platinum, serta menembus posisi 40 Billboard 200.
Nama SteelHeart melejit berkat balada rock “She’s Gone”, yang pernah bertahan selama 17 minggu di puncak berbagai tangga lagu internasional. Hingga kini lagu tersebut tetap menjadi favorit penggemar dengan lebih dari 71,4 juta streaming di Spotify. Indonesia menjadi salah satu pasar terbesar SteelHeart, bersama Filipina, Malaysia, dan Amerika Serikat. Bahkan, dari 20 kota dengan jumlah streaming “She’s Gone” tertinggi di dunia, 16 di antaranya berasal dari Indonesia, menunjukkan besarnya basis penggemar band ini di Tanah Air.
Respons positif terhadap “Without You” juga mulai bermunculan di media sosial. Sejumlah kreator asal Asia Tenggara telah menggunakan cuplikan lagu tersebut di TikTok, termasuk Angela Mae Evangelista yang memiliki lebih dari 15 juta pengikut serta Krizzia Villanueva dengan lebih dari satu juta pengikut. Di Amerika Serikat, kreator The Monkee Bois juga ikut mempromosikan lagu tersebut dengan menyanyikannya sambil mengenakan jaket SteelHeart.
“Without You” merupakan lagu ciptaan Pete Ham dan Tom Evans dari Badfinger yang pertama kali dirilis dalam album No Dice pada 1970. Lagu ini kemudian menjadi salah satu karya paling ikonik dalam sejarah musik pop dan rock setelah dipopulerkan oleh Harry Nilsson, Air Supply, hingga Mariah Carey. Kini, melalui rilisan terbaru ini, Miljenko Matijevic akhirnya mempersembahkan interpretasi yang selama ini ia anggap paling mewakili dirinya.
Momentum kebangkitan SteelHeart juga ditandai dengan berbagai proyek baru. Selain merilis album SteelHeart 30 yang berisi rekaman ulang, remix, dan versi orkestra, band ini juga menghadirkan 500 keping vinyl edisi terbatas yang ditandatangani dan diberi nomor khusus. SteelHeart juga baru saja berkolaborasi dengan vokalis Tesla, Jeff Keith, membawakan lagu klasik Foghat, “I Just Wanna Make Love To You.”
Lahir di Zagreb, Kroasia, Miljenko Matijevic pindah ke Amerika Serikat saat berusia enam tahun. Dengan rentang vokal empat oktaf, ia dikenal sebagai salah satu penyanyi rock paling berkarakter dalam tiga dekade terakhir. Selain memimpin SteelHeart, Matijevic juga menjadi suara nyanyian karakter yang diperankan Mark Wahlberg dalam film Rock Star, serta pernah tampil bersama Ray Manzarek dan Robby Krieger dari The Doors. Kariernya tetap bertahan setelah berhasil pulih dari kecelakaan panggung serius pada 1992 yang nyaris mengakhiri hidupnya.
Video musik resmi “Without You” tayang perdana di kanal YouTube SteelHeart pada 16 Juli, disertai sesi live bersama Miljenko Matijevic dan tanya jawab khusus dengan para penggemar di Indonesia, Malaysia, Filipina, serta seluruh dunia.
SteelHeart juga telah mengonfirmasi tengah menggarap proyek hard rock orisinal terbaru bersama Niclas Engelin (The Halo Effect, In Flames) yang dijadwalkan rilis pada 2026.



